TURUT MEMARAKKAN HARI
KEMERDEKAAN, MA AT-TAQWA TAK PERNAH KETINGGALAN
Memasuki bulan
Agustus, semua mata tertuju pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Perayaan 17 Agustus ini identik dengan pesta rakyat. Berbagai kompetisi dan
festival digelar untuk memarakkan Hari ulang tahun NKRI. Seperti di Kecamatan
Kraton Kabupaten Pasuruan ini yang meggelar kompetisi Pawai Baris Berbaris
(PBB). Tidak hanya siswa-siswi saja yang bisa ikut berpartisipasi, semua warga
diperbolehkan untuk berpartisipasi.
Mulai dari Bapak-bapak, Ibu-ibu, hingga Om-om dan Tante-tante.
Madrasah
Aliyah At-Taqwa Cabean juga tidak absen untuk ikut berpartisipasi dalam
Kompetisi yang satu ini Readers. Dengan nomor punggung 535 dan 536 Siswa-siswi
MA At-Taqwa juga ikut memarakkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Berkostum
paskibra dan beselendang merah putih bertuliskan MA At-Taqwa Cabean utusan dari
MA At-Taqwa bagian putri siap berkompetesi dalam PBB tahun ini Readers.
Sedangkan, utusan bagian putra memakai kostum paskibra yang berlilitkan sarung
hijau muda dibagian pinggang. (Kebayang tidak seberapa kerennya ???). 
Pawai baris berbaris tahun ini tidak kalah meriah dengan tahun-tahun sebelumnya lho Readers. Pasalnya, Tak sedikit para warga yang memenuhi tepi jalan yang menjadi rute pawai. Bahkan Mereka telah menanti jauh sebelum pawai dimulai. Ada yang memang berniat menonton, ada juga yang sambil berjualan minuman dan makanan ringan. Pawai baris berbaris ini melibatkan warga dan sekolah dari Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Rute yang dilalui peserta sejauh 5 Km. Kostum para peserta pawai ini sangat beragam dan menarik lho Readers.
Ada kelompok yang berkostum Militer, paskibra, baju adat dan ada juga yang murni berkostum seragam sekolah. Namun mereka memberikan variasi dalam setiap penampilan, seperti keunikan Accecories dan atraksi. Dalam pawai ini, baris-berbaris bisa dimodifikasi dengan berbagai macam cara. Di antaranya cara hormat yang didahului dengan gaya pop ala Michael Jackson. Namun sikap hormat yang ditampilkan tetap sopan. Penampilan-penampilan unik semacam ini menyedot perhatian warga yang menonton dari pinggir jalan.
Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh semua peserta PBB ini. Begitu pula siswa-siswi MA At-Taqwa Cabean Readers. Mulai dari persiapan stamina, fisik, mental dan penampilan tentunya sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan PBB Readers. “Persiapan fisik dan stamina yang kuat itu jauh lebih penting dari yang lainnya. Jika fisiknya oke, yang lainnyapun akan demikian. Karena jarak yang ditempuh peserta PBB ini bisa dikatakan lumayan jauh”. Jelas Pak Kholili selaku guru Penjasorkes sekaligus pelatih pesrta PBB di MA At-Taqwa Cabean. “Dengan menyeimbangkan antara waktu untuk latihan dan waktu untuk istirahat serta melakukan pemanasan disetiap awal latihan merupakan trik Kami untuk berhasil melewati garis finish”. Lanjutnya. “Menjadi
bagian dari peserta kompetisi Pawai Baris Berbaris yang sudah menjadi agenda tahunan ini merupakan ajang bagi siswa-siswi untuk melatih daya konsentrasi. Pasalnya, ketika melaksanakan baris-berbaris kita harus konsentrasi tingkat tinggi terhadap aba-aba yang diberikan pemimpin, meskipun banyak gangguan disekelilingnya”. Jelas Pak Irbab selaku Waka Humas di Madrasah Aliyah AT-TAQWA Cabean, Senin (21/8/2017).
Kemeriahan
PBB di kecamatan Kraton ini tak lepas dari tepuk tangan dari para penonton
disepanjang jalan Readers. Ada yang hanya bertepuk tangan saja, dan ada pula
yang diikuti dengan teriakan-teriakan untuk menyemangati tim mereka. "Kalau
total yang terlibat, termasuk penonton, sekitar
1000". Kata Kepala Desa
Mulyorejo, Sutrisno, Saat ditemui di arena start, Balai Desa Jeruk, Kecamatan
Kraton, Sabtu (19/8/2017). (Eldzimah).

