Kamis, 13 Oktober 2016

ARTIKEL

HORAS AT-TAQWA

Kamis, 18 Agustus 2016. Siap Graakk !!! Hormat Graakk !!! Begitulah suara yang terdengar dari suara danton dengan nomor urut 208. Yang dibawah terik matahari bersinar dengan penuh semangat juang '45. Kami melangkah melintas garis start dengan barisan rapi, melaju untuk berjuang bersama dalm merayakan HUT RI ke 71. Disepanjang jalan baisan nomor urut 208 yang merupakan perwakilan dari MA At-Taqwa mendapat orakan tepuk tangan dari para penonton. 
Semangat juang '45 pun semakin bertambah dengan kibaran bendera merah putih yang menjiwai diri kami. Saat haus dan lapar mulai menghadang kita, pahlawan tanpa tanda jasapun datang untuk membawakan air dan permen untuk menambah kekuatan kami. Tak terasa sudah 3 Km perjalanan yang tak terasa telah kami lewati bersama lho readers..... Tapi, saat-saat inilah saat dimana berbagai rintangan silih berganti berdatangan kepada kami. Yang pertama barisan kami didahului oleh barisan bapak-bapak dengan ukuran badan yang besar-besar yang membuat barisan kami dengan sekejap mata menjadi berantakan. (Heemmm..... Sungguh menguji kesabaran...!!!). Tak terkecuali dengan jurus buka tutup barisan disertai dengan teriakan "Buka Tutup Jozzz". Barisan dengan nomor urut 328 mendahului barisan kami yang merusak kerapian banjar satu dan banjar tiga. Tapi, Reads...., jangan khawatir dulu, dengan bantuan Pencipta Semesta Alam, banjar satu dan tiga masih bisa mempertahankan barisannya dengan rapi. 
Saat menjelang akhir perjalanan, hujan keringat pun terjadi.  Semua anggota mulai kehilangan energi. Pahlawan tanpa tanda jasa kembali untuk mengkondisikan semua anggota apakah baik-baik saja. (Penuh perhatian yaaa, Readers....).
Saat kibaran bendera merah putih dan garis finish sedah berada didepan mata,stu semangat juang '45 pun tumbuh kembali. Priiit.... Priitt... Priitt... Suara pluit danton dengan penuh semangat yang menandakan akan serempaknya bunyi sepatu yang menginjak garis merah itu dengan penuh keceriaan. Alhasil garis finish pun telah terlewati dengan keadaan anggota yang masih bisa dipastikan baik-baik saja. Tapi readers, ada yang perlu diprihatin lho... Yakni barisan dengan nomor urut 209, saat mereka melewati garis finish dengan wajah tak berdaya yang pada akhirnya mulai danton sampai para anggotanya pun nyaris pingsan dan hanya tersisa 3 orang saja. Maka dari itu readers, kita harus bersyukur karena perwakilan dari MA At-Taqwa mampu melewati garis finish dengan sempurnah.(Zky)


6 komentar: