Jumat, 21 Oktober 2016

INTAN (INFO KEGIATAN)



10 MUHARROM 1438 H
HARI YANG PENUH DEDIKASI TINGGI UNTUK BERBAGI
           Adat atau kebiasaan merupakan salah satu bentuk kekayaan yang bermuara disuatumasyarakat atau daerah terentu sekaligus merupakan ciri khas masyarakat atau daerah tersebut. Adat atau kebiasaan yang baik, itu patut untuk dilestarikan. Kegiatan pembagan bisyarih dan sembako kepada anak yatim dan kaum dhua’fa pada malam 10 muharoom misalnya. Di yayasan pondok pesantren At-Taqwa cabean, setiap malam 10 muharrom atau yang lebih dikenal sebagai malam Asyuro atau Royalan, selalu diadakan acara santunan kepada anak yatim dan kaum dhua’fa. Ini bukan kali pertama diadakan acara rutin seperti ini. Acara santunan kepada anak yatim dan kaum dhua’fa  sudah dilakukan di dusun Cabean sebelum Pondok pesantren At-Taqwa didirikan, hingga saat ini
acara ini tetap dilestarikan yang dipelopori oleh Romo KH Abd. Chamid Pasuruan yang juga merupakan guru dari pengasuh. Anak yatim dan kaum dhua’fa sangat antusias, sehingga mengalami pekembangan jumlah disetiap tahunnya. Hingga sampai saat ini ada ± 1000 anak yatim dan kaum dhua’fa yang secara langsung diundang ke pondok pesantren At-Taqwa Cabean. “ Ditahun ini ada ± 1000 anak yatim dan kaum dhua’fa yang datang. Dan ini berasal dari berbagai desa”. Tutur ibu Ruqoiyyah Zakiyatul Hikmah, S.PdI selaku pengurus pondok pesantren At-Taqwa cabean putri.  
   Kebahagiaan terpancar dari raut wajah para santri pondok pesantren at-Taqwa cabean yang dengan penuh rasa semangat, berbondong-bondong ke masjid Al-Khoirot untuk melaksanakan kegiatan rutin disetiap tanggal 10 muharrom. Kegiatan tersebut meliputi:
·         Yang pertama, sholat maghrib berjamaah beserta sholat ba’diyah maghrib (2 rokaat)
·         kedua, dilanjutkan dengan sholat mayyit, tsubutul iman (2 rokaat), sholat tasbih (4 rokaat) dan sholat hajat (2rokaat).
Sholat berlangsung dengan sangat khusyu’ dan para jamaah yang hadir bertumpah ruah diberbagai sudut masjid. Hingga didalam masjid terisi penuh dengan para jamaah. Bahkan, ada para jamaah yang sholat di serambi masjid.
     Berlanjut dengan acara yang ketiga, pembacaan surat Yaasin.Dan selang beberapa waktu, adzan isya’ berkumandang. Sholat qobliyah isya’, sholat isya’ dan sholat ba’diyah isya’pun segera dilaksanakan. Setelah berbagai macam sholat telah selesai dilaksanakan, sholat asyuro pun segera dilakukan sebanyak 4 rokaat. Dan setiap 1 rokaat membaca surat Al-Fatikhah dan surat Al-Ikhlas sebanyak 50 kali. Setelah itu, sholat diakhiri dengan 3 rokaat sholat witir. Lebih fenomenalnya lagi nich readers, seluruh kegiatan didalam masjid tersebut dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren At-Taqwa cabean yakni “Romo Kyai H. M aly Bachruddin atau yang lebih dikenal dengan sebutan Aba Kyai.”

   Setelah kegiatan sholat sudah selesai, kegiatan tetap berlanjut dengan kegiatan membaca wirid khusus hari Asyuro Khasbunallah Wa Ni’mal Wakil Ni’mal Maula Wa Ni’man Nashir” sebanyak 70 kali readers. Berbagai macam manfaat dapat kita ambil lho dengan membaca wirid tersebut. Salah Satunya, Orang yang membaca wirid tersebut tidak akan ditakdirkan meninggal oleh Allah Swt pada tahun ini (Insya Allah.... Tapi, manusia hanya bisa berusaha. Berbicara tentang takdir, Just Allah Know Readers....). Setelah berbagai kegiatan dilaksanakan, do’a pun yang dipimpin langsung oleh pengasuh menjadi acara penutup pada kegiatan di masjid Al-Khoirot ini readers....
   Setelah seluruh rangkaian kegiatan di masjid selesai, seluruh jamaah putripun bergegas meninggalkan masjid dan berlomba-lomba menuju tempat dimana acara inti akan dilaksanakan, yakni pembagian bisyaroh dan sembako kepada anak yatim dan kaum dhua’fa. Acara ini dilaksanakan didepan gedung Madrasah Ibtidaiyah At-Taqwa. Sedangkan jamaah bagian putra tetap stand by di masjid, karena acara inti dilaksanakan di masjid. Panitia penyelenggara menyediakan sebanyak ± 1000 paket sembako dan bisyaroh untuk  bagian putri, dan ± 800 untuk bagian putra.                        
    Hal  ini dikarenakan sebagian anak yatim putra mendatangi undangan bagian putri. Dana yang digunakan untuk memeriahkan acara ini berasal dari sumbangan para alumni dan sukarelawan. “Alhamdulillah..... Sampai saat ini Pondok pesantren At-Taqwa tidak pernah mengalami kekurangan bisyaroh ataupun paket sembako selama pondok pesantren At-Taqwa mengadakan acara rutinan seperti ini”. Jelas ibu Zakiyah ketika Tim red wawancarai pada 10 Oktober lalu.
Apa saja sih yang para donatur subangkan di setiap tahunnya demi memeriahkan acara peringatan 10 muharrom ini?
Karena peringatan hari Asyuro ini sudah merupakan adat di Pondok pesantren At-Taqwa dan merupakan warisan leluhur yang langsung bersumber dari Romo KH Abd. Cahmid pasuruan. Sejak diadakannya acara 10 Muharrom ini, tak sedikit lhoooo readers para alumni dan sukurelawan yang terus berdatangan menyumbangkan harta bendanya mulai dari uang,sembako,buah-buahan dan sebagainya. Tapi readers...........seiring berjalannya waktu para donatur tadi banyak yang mengadakan acara 10 Muharrom sendiri di daerah masing-masing. Tapi ,hal ini tidak memicu akan ketidak meriahannya peringatan 10 Muharrom di PP At-Taqwa readers.Peringatan 10 Muharrom di PP At-Taqwa tetap meriah,hanya saja sembako yang di berikan kurang lengkap seperti biasanya.Hal ini di lakukan dengan tujuan untuk meminimalisir adanya kekurangan,supaya sembako yang di bagikan sama rata karena semakin banyaknya anak yatim dan kaum duafa yang berdatangan.
     Bagaimana suasana ketika acara berlangsung..??? menyenangkan pasti,menakjubkan tentu. Pada saat acara inti yakni acara pembagian bisyaroh dan sembako pada anak yatim dan kaum duafa berlangsung,seluruh santri dan para undangan berbaris rapi demi untuk membelai rambut anak-anak yatim dan berjabat tangan dengan kaum duafa.Tau gak readers...mengapa orang muslim sangat di anjurkan untuk bershodakoh dan membelai rambut anak-anak yatim pada hari asyuro’,..? pada tau nggak mengapa begitu..?? karena,di jelaskan dalam sebuah hadis bahwa “Barang siapa yang bershodakoh kepada anak-anak yatim dan membelai rambutnya, niscaya setiap belaian rambutnya setara dengan penghapusan 1 dosa.”  (wooooww menakjubkan bukan.)


     Kemeriahan peringatan 10 Muharrom di PP At-Taqwa enggak sampai di saja readers... The next agenda is time for enjoy. Inilah waktu sangat menyenangkan.Waktu di mana para santri dan undangan menikmati kemeriahan acara peringatan 10 Muharrom ini.Para santri misalnya,sebagian dari mereka memilih untuk menghabiskan waktu untuk keluarga yang datang mengunjunginya,ada juga sebagian dari mereka yang lebih memilih untuk membeli jajanan ke warung-warung kecil yang sedari sore hari berjajar rapi di jalan halaman pondok.
     Seruuuuuu kan readers....Makanya sayang sekali lhoo kalo peringatan 10 Muharrom di PP.At-Taqwa Cabean terlewatkan, kemeriahannya pun bisa membuat ketagihan untuk menghadirinya kembali..Maka darimitu,10 Muharrom tahun depan luangkanlah wakt readers untuk menghadiri acara yang cetar membahana ini yachhhhhhhhhh..... (Bi_El)

5 komentar:

  1. paragraf warna kuning tak bisa terbaca....


    hopefully bring blessings to us all.....

    BalasHapus
  2. terima kasih atas sarannya ya readers....
    akan segera kami perbaiki.

    amiin ... may God always bless us

    BalasHapus
  3. sist, posting kegiatan pas hari santri dong !! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mang ad kegiatan ap y pas hari santri???

      Hapus
    2. kalau di At-Taqwa sholat sunnah berjamaah dan membaca istighosah di masjid.

      Hapus